Detail Berita:
SMAMDA.SCH.ID – Rombongan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tengah menjalani program Center of Excellence (COE) mengunjungi Perpustakaan SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo pada Selasa, 4 Juni 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari studi lapangan mereka untuk mendalami praktik pengelolaan literasi sekaligus menggali inspirasi pengelolaan perpustakaan sekolah.
Kedatangan rombongan mahasiswa dari berbagai fakultas yang menumpangi bus khas "Kampus Merah Putih" tersebut disambut hangat oleh Kepala Perpustakaan SMAMDA, Beserta tim pustakawan. Suasana perpustakaan yang sedang ramai oleh aktivitas siswa langsung memantik antusiasme para mahasiswa.
“Kami ingin belajar langsung bagaimana perpustakaan sekolah bisa hidup dan jadi pusat kegiatan siswa, bukan cuma gudang buku,” ujar Rahmi Julianti, salah satu mahasiswa COE UMM.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Perpustakaan menjelaskan bahwa SMAMDA berkomitmen menghadirkan ruang literasi yang nyaman dan instagramable.
“Warga sekolah tidak hanya datang untuk membaca buku, tetapi juga berdiskusi, memproduksi video penugasan, mengakses informasi digital, hingga menjadi ruang pembelajaran kolaboratif bersama guru mata pelajaran,” papar perempuan yang akrab disapa Bu Wig tersebut.
Diskusi Hangat Seputar Fungsi Perpustakaan
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Para mahasiswa COE UMM banyak menggali tiga poin utama dalam pengelolaan Perpustakaan SMAMDA:
1. Pengadaan Buku dan Fasilitas Pendukung
Mahasiswa menanyakan strategi SMAMDA dalam memilih koleksi agar tetap relevan dengan minat Gen Z. Bu wig menjelaskan, pengadaan buku fiksi maupun nonfiksi dilakukan melalui survei minat baca berkala setiap semester serta menampung usulan guru dan siswa. Setiap bulan, perpustakaan menambah sedikitnya 25 judul buku baru.
“Selain buku pelajaran wajib, anggaran sekolah juga dialokasikan untuk prasarana penunjang seperti komputer, smart TV, hingga smart board,” jelasnya. Uniknya, agar siswa bisa belajar sambil bermain, perpustakaan juga menyediakan media permainan tradisional dan edukatif seperti karambol, catur, ular tangga, dan dakon.
2. Fungsi Perpustakaan di Era Digital
Menjawab tantangan peran perpustakaan di era digital saat semua informasi mudah diakses via Google, tim pustakawan SMAMDA menegaskan adanya pergeseran fungsi.
“Perpustakaan sekarang bertransformasi menjadi co-working space, ruang diskusi, dan kelas literasi informasi. Sering terlihat murid membuat sketsa, menggambar, dan menyelesaikan tugas digital di sini,” tambah Brilian Desi, pustakawan SMAMDA.
3. Membangun Antusiasme Siswa
Para mahasiswa UMM mengaku terkesan melihat langsung tingginya antusiasme siswa SMAMDA. Saat kunjungan, tampak beberapa kelompok siswa asyik berdiskusi di reading corner, berselancar di komputer, hingga membaca novel terbaru.
“Nggak nyangka perpustakaan sekolah bisa senyaman ini. Ada karpet buat lesehan, WiFi kencang, dan suasananya nggak kaku. Bikin betah,” puji Rizka Nur Hana, mahasiswi UMM lainnya.
Apresiasi Melalui Duta Literasi
Dalam sesi diskusi, seorang mahasiswi bernama Fatimah turut mengulik sisi menarik lain dari program perpustakaan. Bu Wig memaparkan bahwa SMAMDA rutin menggelar pemilihan Duta Literasi bagi siswa dan guru/karyawan.
Apresiasi ini diberikan kepada mereka yang paling aktif berkunjung, membaca, serta menggerakkan aktivitas positif di perpustakaan. Reward atau penghargaan khusus diserahkan langsung oleh Kepala Perpustakaan dalam momentum acara besar sekolah yang digelar secara kolosal.
Bawa Pulang Inspirasi
Kegiatan studi lapangan ini diakhiri dengan tur keliling (library tour) melihat berbagai fasilitas, mulai dari area resepsionis, ruang koleksi, ruang baca, ruang pengolahan, gudang, hingga ruang rapat.
“Dari SMAMDA kami belajar tiga kunci utama perpustakaan sekolah: koleksinya harus relate, tempatnya harus nyaman, dan harus ada program kreatif yang melibatkan siswa,” pungkas Rizka Nur Hana. Program COE UMM sendiri merupakan program unggulan kampus untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri dan institusi nyata.
Editor: Muhammad Mauludy Falaakhy