Kepala SMAMDA Sidoarjo M. Zainul Arifin, memberikan bucket bunga kepada Hata Chihiro sebagai simbol penyambutan asisten pengajar asal Jepang di SMAMDA, Senin (17/8/2026). (Naily Zahrotul F./smamda.sch.id) Kepala SMAMDA Sidoarjo M. Zainul Arifin, memberikan bucket bunga kepada Hata Chihiro sebagai simbol penyambutan asisten pengajar asal Jepang di SMAMDA, Senin (17/8/2026). (Naily Zahrotul F./smamda.sch.id)

Penutur Asli Bahasa Jepang Dampingi Pembelajaran Bahasa Jepang di SMAMDA Sidoarjo

Naily Zahrotul F. | 26 Agustus 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo kedatangan asisten pengajar bahasa Jepang asal Jepang, Senin (17/8/2026). Kehadiran Hata Chihiro dari Tokyo, Jepang, menjadi bagian dari program Nihongo Partners untuk mendukung pembelajaran bahasa dan budaya Jepang di SMAMDA.

Kedatangan Hata disambut keluarga besar SMAMDA. Sejumlah murid menampilkan Tari Jejer khas Banyuwangi sebagai bentuk penyambutan. Kepala SMAMDA M. Zainul Arifin, kemudian memberikan bucket bunga kepada Hata.

Dalam kesempatan tersebut, Hata memperkenalkan diri kepada keluarga besar SMAMDA. Ia menyampaikan kesiapannya mendampingi murid dalam pembelajaran bahasa Jepang.

"Saya siap membantu murid-murid SMAMDA dalam pembelajaran bahasa Jepang ke depannya," ujar Hata.

Pada tahun ajaran 2026/2027, mata pelajaran bahasa Jepang diberikan kepada murid kelas X hingga XII. Murid kelas X mendapatkan satu jam pelajaran setiap pekan. Sementara itu, murid kelas XI dan XII mendapatkan dua jam pelajaran setiap pekan.

Kehadiran penutur asli bahasa Jepang diharapkan memberikan pengalaman belajar yang lebih autentik. Murid juga mendapat kesempatan mempraktikkan kemampuan berkomunikasi secara langsung.

Program Nihongo Partners merupakan program The Japan Foundation yang menghadirkan penutur asli bahasa Jepang untuk mendukung pembelajaran bahasa dan budaya Jepang di sekolah. Di SMAMDA, program tersebut berlangsung mulai Agustus 2026 hingga Februari 2027.

Guru bahasa Jepang SMAMDA Liesa Anggraeny mengatakan kehadiran Hata diharapkan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi murid.

"Kami berharap Ibu Hata dapat merasa nyaman selama berada di SMAMDA dan menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh pihak sekolah. Semoga kehadiran beliau juga memberikan pengalaman positif bagi murid dalam belajar bahasa dan budaya Jepang," ungkap Liesa.

Antusiasme juga disampaikan murid kelas XI Firzana Z. Ia mengaku tidak sabar berkomunikasi langsung dengan Hata menggunakan bahasa Jepang.

"Saya tidak sabar ingin berkomunikasi langsung dengan Ibu Hata. Ini menjadi kesempatan untuk mempraktikkan bahasa Jepang yang selama ini sudah saya pelajari," ujar Firzana.

Selama mengikuti program, Hata akan mendampingi Liesa Anggraeny dan Naily Zahrotul F. dalam berbagai kegiatan pembelajaran bahasa Jepang.

Kehadiran Hata tidak hanya diharapkan membantu kemampuan berbicara dan menyimak murid. Interaksi langsung tersebut juga menjadi kesempatan bagi murid untuk mengenal kebiasaan dan budaya Jepang secara lebih kontekstual.

Program Nihongo Partners di SMAMDA diharapkan memperkaya pengalaman belajar bahasa Jepang. Kehadiran penutur asli juga membuka ruang interaksi lintas budaya antara murid SMAMDA dan masyarakat Jepang.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo