Silwana Mumtazah menyampaikan materi dengan gaya atraktif saat menjadi guru model pada kegiatan supervisi Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo di Smamda Sidoarjo, Kamis (30/04/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id) Silwana Mumtazah menyampaikan materi dengan gaya atraktif saat menjadi guru model pada kegiatan supervisi Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo di Smamda Sidoarjo, Kamis (30/04/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id)

Supervisi Majelis Dikdasmen PNF, Perkuat Pembelajaran Mendalam di Smamda Sidoarjo

Moh. Ernam | 01 Mei 2026

Detail Berita:


Smamda.sch.id – SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menerima kunjungan supervisi dari Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo, Kamis (30/04/2026). Kegiatan berlangsung di ruang briefing sekolah dengan menghadirkan dua supervisor, Agus Sujono dan Septi Budi Sartika.

Kepala Smamda Sidoarjo, M. Zainul Arifin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan supervisi ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Ia menjelaskan bahwa akan ada sesi teaching practice melalui guru model dari berbagai bidang, mulai dari sains, MIPA, IPS, hingga bahasa. “Kegiatan ini akan dipandu oleh Ibu Septi atau Pak Agus. Harapan kami, melalui supervisi ini, seluruh guru dapat memperoleh penguatan sehingga mencapai standar pembelajaran yang diharapkan,” ujarnya.

Zainul juga mengingatkan bahwa guru yang belum ditunjuk sebagai model tidak berarti bebas dari evaluasi. “Ke depan, supervisi akan dilakukan secara acak ke kelas. Maka, mari kita bersama-sama mencermati dan belajar dari guru model hari ini,” tambahnya.

Ia menutup dengan harapan agar pembelajaran di Smamda ke depan semakin mengarah pada konsep pembelajaran mendalam yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Pendampingan Berkelanjutan dan Konsep 3P

Agus Sujono, mewakili tim supervisor, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari pendampingan berkelanjutan bagi guru.

“Kami dari Majelis Dikdasmen bersama Ibu Septi mendapat tugas untuk melakukan pendampingan. Hari ini kita akan melihat praktik dari guru model, kemudian kita analisis bersama sebagai bahan penguatan ke depan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya tiga aspek utama dalam kemajuan sekolah, yaitu pelayanan, prestasi, dan penampilan (3P). Ketiganya saling berkaitan dan menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.

“Salah satu bentuk pelayanan adalah proses pembelajaran di kelas. Maka, penting memastikan tidak ada jam kosong serta bagaimana sekolah mampu mengelola pembelajaran secara optimal,” tegasnya.

Agus menambahkan bahwa pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

Guru Model Tampil Atraktif

Pada kesempatan tersebut, Silwana Mumtazah, guru mata pelajaran Biologi, tampil sebagai guru model. Ia menyajikan pembelajaran yang atraktif dan berkesan di hadapan para guru Smamda.

Penampilannya yang komunikatif dan interaktif mendapat sambutan hangat dari para peserta. Suasana pembelajaran berlangsung riang dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat kolaborasi serta peningkatan kualitas pendidikan di Smamda Sidoarjo.


Editor: Muhammad Mauludi Falaakhy

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo