Kepala SMAMDA Sidoarjo M. Zainul Arifin, menyematkan atribut Fortasi 2026 kepada perwakilan murid baru pada upacara pembukaan Fortasi, Senin (14/7/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id) Kepala SMAMDA Sidoarjo M. Zainul Arifin, menyematkan atribut Fortasi 2026 kepada perwakilan murid baru pada upacara pembukaan Fortasi, Senin (14/7/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id)

451 Murid Baru Ikuti Pembukaan Fortasi 2026, Kepala SMAMDA Ajak Murid Bersinar dalam Akhlak dan Prestasi

Moh. Ernam | 14 Juli 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Sebanyak 451 murid baru SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo mengikuti upacara pembukaan Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 2026 di halaman Auditorium KH AR Fachruddin, Senin (14/7/2026). Kepala SMAMDA Sidoarjo, M. Zainul Arifin, bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Zainul mengajak seluruh murid baru untuk bersyukur karena telah menjadi bagian dari SMAMDA Sidoarjo yang menjadi salah satu sekolah Muhammadiyah terbaik di Indonesia. Ia juga menyampaikan bahwa murid baru tahun ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Malang, Gresik, Mojokerto, hingga Sidoarjo.

"Selamat datang menuju masa depan. Awali perjalanan belajar di SMAMDA dengan niat yang baik agar tumbuh semangat meraih prestasi. Tiga tahun ke depan akan menjadi masa yang sangat berharga untuk membentuk karakter, meningkatkan ilmu, mengasah bakat, dan meraih prestasi," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap murid SMAMDA wajib memiliki prestasi. Karena itu, Fortasi 2026 mengusung tema BERSINAR, akronim dari Berkarakter, Santun, Inovatif, Adaptif, dan Religius.

Menurutnya, berkarakter berarti menjadi pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya. Santun diwujudkan dengan menghormati guru dan karyawan, menyayangi teman, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan.

Sementara itu, inovatif dimaknai sebagai keberanian berpikir kreatif, berkarya, dan menghadirkan solusi yang bermanfaat. Adaptif berarti siap menghadapi perkembangan zaman, termasuk mampu memanfaatkan teknologi dan kecerdasan artifisial secara bijak.

"Yang paling utama adalah religius. Jadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam belajar, bergaul, dan menjalani kehidupan. Budaya Islami di SMAMDA harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari," tegasnya.

Zainul juga mengingatkan bahwa prestasi tidak hanya dimiliki murid yang paling pintar, tetapi oleh mereka yang memiliki kemauan kuat untuk terus belajar, tidak mudah menyerah, dan selalu memperbaiki diri.

Ia menjelaskan bahwa SMAMDA memberikan banyak kesempatan bagi murid untuk berprestasi, baik di bidang akademik, olahraga, seni, organisasi, tahfiz, maupun berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional.

Di akhir amanatnya, Zainul berharap Fortasi menjadi awal yang menyenangkan bagi seluruh murid baru untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun persahabatan, dan menumbuhkan semangat belajar.

"Mari jadikan semangat BERSINAR bukan hanya sebagai tema Fortasi, tetapi menjadi karakter setiap murid SMAMDA. Bersinar dalam akhlak, bersinar dalam prestasi, bersinar dalam karya, dan bersinar dalam dakwah," pungkasnya. 


Editor: Muhammad Mauludi Falaakhy

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo