Delegasi SMAMDA Sidoarjo (pegang bendera) meraih Gold Medal pada ajang IICYMS 2026 di Bandung. (Ernawati/smamda.sch.id) Delegasi SMAMDA Sidoarjo (pegang bendera) meraih Gold Medal pada ajang IICYMS 2026 di Bandung. (Ernawati/smamda.sch.id)

Limbah Cangkang Kupang antarkan KIR Kimia Smamda Raih Gold Medal pada Ajang Internasional IICYMS 2026

Arief Hanafi | 14 Juli 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo di tingkat internasional. Tim Ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) bidang IPA, khususnya KIR Kimia, berhasil meraih Gold Medal dalam ajang International Invention Competition for Young Moslem Scientist (IICYMS) 2026 pada kategori Applied Life Science.

Kompetisi yang berlangsung pada 7–10 Juli 2026 di Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung ini diikuti oleh 177 tim dari berbagai sekolah dan institusi, baik dari Indonesia maupun mancanegara. Di tengah persaingan yang ketat, inovasi karya murid Smamda mampu menarik perhatian dewan juri hingga berhasil membawa pulang medali emas.

Inovasi Body Scrub dari Limbah Cangkang Kupang

Tim KIR Kimia Smamda mengembangkan sebuah body scrub berbahan dasar limbah cangkang kulit kupang, salah satu komoditas khas Kabupaten Sidoarjo. Inovasi tersebut lahir sebagai upaya memberikan nilai tambah pada limbah organik yang selama ini belum banyak dimanfaatkan sekaligus menghadirkan produk perawatan kulit yang ramah lingkungan.

Salah satu anggota tim, Nafla Athiya Farhah (XII-5), mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari persiapan yang matang dan latihan yang konsisten.

"Tips untuk mendapatkan juara adalah konsisten berlatih dan jangan lupa berdoa. Selama dua minggu penuh kami fokus latihan public speaking, presentasi, body language, hingga simulasi tanya jawab dengan juri. Semua persiapan itu sangat membantu saat tampil di depan dewan juri," ujar Nafla.

Ia juga mengaku bahwa pengalaman mengikuti kompetisi internasional menjadi bekal berharga untuk pengembangan diri.

"Kesan mengikuti lomba ini sangat luar biasa. Kami mendapatkan pengalaman baru, belajar berbicara di depan umum dengan percaya diri, sekaligus bertemu dengan peserta dari berbagai daerah dan negara."

Sementara itu, anggota tim lainnya, Denasya Quennita (XII-5), menjelaskan bahwa produk yang mereka kembangkan merupakan perpaduan berbagai bahan alami yang memiliki manfaat bagi kesehatan kulit.

"Body scrub ini memanfaatkan serbuk cangkang kupang sebagai bahan eksfoliasi untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Kombucha kulit buah naga mengandung vitamin C yang membantu mencerahkan kulit, minyak biji labu mengandung vitamin E sebagai pelembap, daun tapak dara berfungsi sebagai antioksidan, sedangkan ekstrak kayu manis memberikan aroma alami pada body scrub," jelas Denasya.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam penelitian ini bukan hanya merancang formulasi produk, tetapi juga memastikan kualitas dan keamanannya.

"Kesulitan terbesar kami adalah saat melakukan uji organoleptik agar body scrub yang dihasilkan aman digunakan untuk semua jenis kulit. Kami harus melakukan beberapa kali penyempurnaan hingga mendapatkan formulasi yang tepat."

Targetkan Best Award

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan dapat melahirkan inovasi yang bernilai tinggi. Dengan memanfaatkan limbah organik cangkang kupang yang melimpah di Sidoarjo, tim KIR Kimia Smamda berhasil mengubahnya menjadi produk kosmetik yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

Prestasi tersebut sekaligus menambah deretan capaian internasional SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo dalam bidang riset dan inovasi. Pembinaan yang berkelanjutan melalui ekstrakurikuler KIR menjadi wadah bagi murid untuk mengembangkan kemampuan penelitian, berpikir kritis, serta mempresentasikan hasil karya di tingkat nasional maupun internasional.

Tak ingin cepat berpuas diri, tim KIR Kimia Smamda telah menetapkan target yang lebih tinggi untuk kompetisi berikutnya.

"Ke depan kami ingin terus mengikuti kompetisi penelitian lainnya dan menargetkan bisa meraih Best Award pada ajang berikutnya. Semoga kami dapat terus mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat," tutup Nafla.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo